Profesi Apoteker

Seluruh calon mahasiswa program Magister, Doktor, Profesi Keinsinyuran, dan Profesi Apoteker yang telah dinyatakan lulus seleksi program Pascasarjana atau program Profesi ITB, termasuk Kelas Bandung dan Kelas Jakarta, diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru ITB, tanggal 30 Juli – 17 Agustus 2019

Sekolah Farmasi (SF) ITB menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Apoteker selama dua semester bagi sarjana (S1) bidang studi Farmasi untuk menjadi Apoteker (Pharmacist). Sasaran pendidikan adalah tercapainya kompetensi apoteker sesuai dengan persyaratan nasional (Ikatan Apoteker Indonesia) dan global (The International Pharmaceutical Federation [FIP]).  Dengan standar kompetensi tersebut, lulusan diarahkan sesuai minat bekerja di berbagai sektor kefarmasian :

  • Industri farmasi (formulasi, bahan baku)
  • Pelayanan kefarmasian (rumah sakit, apotik)
  • Regulasi (pengawasan, pembinaan, pengujian dan pemeriksaan)
  • Saintifik (penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan)
  • Sektor-sektor lain yang berkaitan dengan kefarmasian

 

Program Studi Profesi Apoteker Sekolah Farmasi ITB membuka 2 jalur peminatan, yaitu :

  1. Produksi dan Pengawasan Mutu (PPM)
  2. Pelayanan Farmasi (PF)

Kedua program peminatan tersebut memiliki perbedaan, baik pada pemilihan mata kuliah, kerja praktek profesi dan ujian akhir apoteker, disesuaikan dengan fokus bidang tugas lulusan masing-masing peminatan tersebut.

 

Pendaftaran calon mahasiswa program studi Profesi Apoteker ITB untuk semester I tahun 2019/2020 dilaksanakan di laman http://usm.itb.ac.id sesuai dengan jadwal sebagai berikut : 

Kegiatan

Gelombang 1 Gelombang 2

Gelombang 3

Pendaftaran secara Online di laman https://usm.itb.ac.id/oreg 10 Februari s.d. 6 April 2019 tidak dibuka 26 Mei s.d 7 Juli 2019
Ujian Seleksi 23 April 2019 - 9 Juli 2019
Pengumuman Hasil Seleksi 6 Mei 2019 - 23 Juli 2019
Pendaftaran Mahasiswa Baru (tentatif) 30 Juli s.d. 2 Agustus 2019 - 30 Juli s.d. 2 Agustus 2019
Awal Perkuliahan disampaikan kemudian - disampaikan kemudian